Minggu, 13 Mei 2012

pisang goreng yang berseru-seruan

Apakah kamu adalah seorang anak rantau yang pergi ke pulau seberang demi mengejar cita-cita, jauh dari orang tua dan ditinggalkan cinta ? Jika iya, rindu akan suasana rumah sudah pasti sering dialami. Tapi ketika hal itu terjadi, biasanya apa sih yang kalian lakukan? Telepon orang rumah? SMS? Atau langsung beli tiket pulang? Beberapa hari ini saya juga sedang mengalami hal serupa, tapi saya lebih rindu akan masakan dan tradisi orang rumah saya. 

Salah satu tradisi di rumah saya adalah selain adanya morning tea/coffee juga afternoon tea/coffee yang populer hampir setiap hari. Mama saya adalah pecinta kopi, bahkan jika bepergian selalu ada saja kopi sachet di dalam tasnya. Rasanya sehari saja tidak ngopi hidup ini tidak berwarna lagi. Berbeda dengan Papa, teh adalah minuman wajib mulai dari bangun tidur sampai mau tidur lagi. Walaupun kadang kopi juga jadi pilihan, tapi tetap tidak sesering istrinya. Kakak saya masih satu geng sama Mama dan saya adalah orang yang moodnya paling tidak kontrol, bisa saja hari ini teh, besok kopi, besoknya susu coklat atau bahkan hanya air putih begitu seterusnya sesuai keinginan hati. Tidak ada minuman kegemaran, menurut saya semuanya enak jika sesuai sikon. #lholhaiyo

Disamping menikmati minuman masing-masing, biasanya mama saya suka membuat kudapan. Dan diantara banyaknya kudapan yang pernah dibuat, yang paling saya ingat adalah Panekuk dan Pisang goreng. Membuatnya sangat mudah, kalo dilihat-lihat sih, dan karena hari ini adalah edisi kangen rumah, dan hari minggu adalah hari memasak, maka saya mencoba membuat kudapan tersebut. Sebelumnya saya bingung mau bikin Panekuk atau Pisang goreng, tapi karena dulu saya sudah berhasil bikin Panekuk akhirnya sekarang saya nekat bikin Pisang goreng. Dan percobaan pertama kali pun dimulai.

Setelah membeli beberapa bahan termasuk pisang di warung ibu, akhirnya saya langsung mencoba membuatnya, dengan bekal ingatan yang dulu pernah diajarkan mama waktu saya masih SMP maka jadilah pisang goreng ala kadarnya ini. Sedikit kreasi, biasanya di rumah ga pake keju coklat apalagi srikaya, biasanya cuma polosan aja.

Hmm mungkin diantara kalian sudah ada yang pernah bahkan sering bikin pisang goreng yah, tapi gapapa deh namanya juga bagi-bagi pengalaman, saya juga ga punya takaran pasti berapa-berapanya semua yang dibikin adalah menggunakan feeling yah. Berikut cara bikinnya.

Bahan-bahan:

  • 8 buah pisang kepok
  • minyak goreng
  • 200gr tepung terigu (bisa juga diganti tepung beras)
  • 2 sdm gula pasir
  • 250ml air (tergantung kekentalan adonan)
  • 1 sdt garam
  • 1 sdt vanili
Topping: 
  • keju parut
  • susu kental manis coklat
  • selai srikaya
Cara membuat:

- campur tepung, air, gula, garam, vanili, aduk sampai rata dan kental.
- iris pisang sesuai kreasi lalu campur ke dalam adonan
- panaskan minyak, lalu goreng pisang sampai coklat keemasan
- tiriskan dan pindah ke piring
- tambahkan topping sesuai selera 
- hidangkan dan selamat menikmati :)

ini dia pisang goreng keju coklat, walau hitam tapi manis ;)


kalo yang ini pisang goreng srikaya keju, ga kalah enak! 

Nah so mister simpel simpel simpel *nada lagu suju* kan yaaah. Siapapun pasti bisa bikin ini asal ada niat dan kemauan juga perut yang lapar. Karena jadinya banyak banget bisa buat satu desa, jadi jangan lupa bagi-bagi sama keluarga atau teman kosan kamu yah, dijual lagi juga boleh. Cheerios!




tanggal delapan main ke taman
tujuh merpati berseru-seruan
hey kawan, di mana ada kemauan 
di situ pasti ada jalan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar