Tampilkan postingan dengan label Cita-cita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cita-cita. Tampilkan semua postingan

Kamis, 24 Mei 2012

terlalu lelah maka tidurlah

Tentang mimpi yang datang membayangi
Tentang cerita dengan alur maju mundur
Tentang berdiri di garis putus-putus
Tentang kenyataan dan khayalan
Tentang hidup dan lalu mati
Tentang profesi dan institusi
Tentang naluri dan takdir ilahi
Tentang manusia dan alam semesta
Tentang memberi dan berbagi
Tentang semua yang akan hadir di sini

Selamat malam.

Sabtu, 12 Mei 2012

nomor urut 5

pilihan ada di depan, dia bilang.
keuntungan yang melimpah, dia bilang.
hati-hati melangkah, dia bilang.

jatuh bangun akan dihadapi, dia bilang.
susah, banyak yang harus dikorbankan, dia bilang.
tujuannya sangat indah, dia bilang.

pintu sudah tertutup, dia bilang.
tidak ada harapan kembali, dia bilang.
setidaknya untuk tahun ini, dia bilang.


tapi tetap, di ujung jalan ada cahaya putih yang cemerlang, dia bilang.

Rabu, 02 Mei 2012

dangdut kenangan

obrolan singkat sore ini kembali membawa saya kepada cita-cita yang sejak dulu terbingkai manis di sudut kehidupan ini. jelas teringat ketika itu saya masih duduk di bangku SMA kelas dua, saya mengikuti les bahasa inggris kemudian Andrea si native speaker bertanya tentang akan menjadi apa saya 5 tahun ke depan. lalu dengan mantap saya menjawab: "i want to be a filmmaker". cita-cita dan harapan yang membawa saya pada titik ini di sini di kota ini sekarang.

semua orang mempunyai cita-cita setidaknya harapan setidaknya keinginan mengenai akan menjadi apa dirinya kelak, namun tunggu dulu, tentang bagaimana kita mencapai cita-cita itu cerita lain. sekarang saya sudah berada di sini, 5 tahun berlalu apakah saya sudah berada pada cita-cita saya? belum. mungkin bisa dibilang saya masih berproses, tapi bisa juga tidak. pada titik ini semua harapan saya menjadi blur, kabur,  abu-abu dan berkabut karena terpaan realita dan dunia lain yang menggoda patut untuk dicoba. selagi masih muda, pikir saya.

nah, lalu apakah cita-cita itu? apa tujuan yang sebenarnya? ingin jadi apa sih saya sebenarnya?
saya juga tidak tahu. obrolan sore tadi kembali mengorek impian saya yang sempat hilang ketutupan oleh godaan keinginan lainnya. tahun lalu saya sempat merealisasikan obsesi saya yaitu membuat film pendek sebelum saya lulus dan lahirlah 512KM. masih sangat jauh dari apa yang saya harapkan, tapi setidaknya itu adalah sebuah langkah besar bagi saya yang kadang anget-anget tai ayam ini kalo ngelakuin sesuatu.

setelah proyek nanggung bin nggantung yang saya jalani tahun lalu itu kemudian sesuatu membawa saya kepada keinginan lainnya. entah dari mana datangnya ilham mempunyai usaha di bidang kuliner tiba-tiba sesuatu bergejolak di dada dan mendesak saya untuk segera berusaha, maka lahirlah Omamade Klappertaart sebagai salah satu usaha hura-hura gembira. tidak akan ada yang tahu nantinya kita akan menjadi seperti apa, setidaknya ini yang bisa saya gambarkan kepada anda bagaimana 5tahun adalah waktu yang cukup banyak untuk kita menjadi sesuatu, membuat sesuatu dan nikmati saja semua prosesnya. semua boleh berharap tapi Tuhan yang berkehendak. asedap! (yah namanya juga usaha)


roma irama duet bareng trio macan
nyanyinya lagu dangdut kenangan
jangan cuma berangan-angan
jadikanlah itu kenyataan 

*tenenonetnet*